DELUHI

DELUHI

Sabtu, 10 Desember 2011

EL CLASICO OH EL CLASICO................

Kali ini gue mau ngepost pengalaman gue tentang kesialan gue saat ingin menyaksikan laga El Clasico Barcelona vs Real Madrid. Pecinta sepak bola pasti tau kedua tim terbaik dunia ini. Mereka adalah rival abadi.
Permusuhan kedua tim ini sudah bermusuhan sejak puluhan hari tahun lalu. Maka saat kedua tim ini bertemu, tersajilah pertandingan yg panas seperti kompor di rumah anda.Kebanyakan basa basi langsung sikat aja dah.
Minggu, 11 Desember 2011 adalah El Clasico jilid pertama musim ini. Gue udah ga sabar nungguin pertandingan ini dari sebulan yg lalu, termasuk pecinta bola dunia, dan juga para CULES ( sebutan buat fans barca  ) dan MERENGUES ( sebutan buat fans madrid ). Pertandingan itu jam 4 pagi WIB. Waktu yg tepat buat gue buat sekalian bangun pagi. Gue udah beli cemilan buat nonton el clasico. Pada malam sebelum pertandingan, tepatnya malem minggu, gue nonton pertandingan MU vs Wolves dulu, sampe jam 1 pagi. Niat gue, gue mau begadang sampe jam 4, tapi gue ga tahan sama godaan bantal yg selalu manggil - manggil nama gue. Akhirnya ya gue matiin tipi gue, dan beranjak nemuin bantal gue yg dari tadi manggilin nama gue. Gue masang alarm tepat jm 4 dan gue set lagu yg paling berisik. Jreng jreng jreng suara ayam alarm gue bunyi. Gue langsung buru - buru solat maghrib subuh, dan mau nonton el clasico. Setelah gue liat jam, ternyata udah jam 5 pagi, gue salah bikin alarm. Gue ngegerutu sama diri gue sendiri dalem jantung hati. Tapi gapapa lah, yg penting bisa nonton. Gue jalan menuju tipi gue, pas gue nyalain cklek.............. "LAH KOK TIPI GUE GA ADA GAMBARNYA ?". Ya, ga ada gambarnya, yg ada cuma garis putih gi tengah layar yg item dan suara dari tipi. "GAMBARNYA MANA ? APA GAMBARNYA KE BAWA ANGIN ? ATAU JANGAN - JANGAN TIPI GUE................. ". Ya, tipi gue rusak. Sejenak gue termenung, gue galau. Laga El Clasico yg gue tunggu - tunggu, ga bisa gue tonton hanya karena tipi bodoh itu rusak............... cemilan yg gue beli terbuang sia - sia. Gue ga mau ketinggalan berita, gue langsung buka internet. Gue cari update skor pertandingan el clasico. Tapi gue tetep kesel. Yg lain pede teriak GOOOLLL, gue malah ga tau kalo udah gol. Tapi gue tetep seneng karena BARCA menang 3-1, secara gue fans barcelona, walau banyak kecewa gara - gara ga bisa liat di tipi. Yah itu semua gara2 tipi sialan itu.................




Selasa, 29 November 2011

gue ga suka kimia.......

buat para pelajar khususnya SMA pasti banyak yg ga suka kimia, bener ga ? termasuk gue. pelajaran ini bikin otak gue konslet. walaupun kimia banyak manfaatnya pada kehidupan sehari - hari, gue ga tertarik sama ini pelajaran. terutama sama gurunya. setiap pelajaran kimia, gue selalu sport jantung.


sebut saja namanya dimas. setiap bu dimas jalan dari ruang guru ke kelas gue, semua murid yg dihadapannya menyingkir. suara burung hantu terdengar. ranting pohon berterbangan. terdengar lagu kematian........... halah...
saat dia masuk kelas, yg tadinya kelas berisik kaya kuburan pasar, semua mulut terdiam. jantung berdebar.
pernah waktu itu, gue ga masuk sekolah pas ada pelajaran dia, dan parahnya waktu itu ada ulangan KIMIA.
gue ga masuk gara - gara gue pulang kampung, nenek gue meninggal. di kampung gue berpikir, gimana caranya gue minta ulangan susulan. gue takut kalo gue minta ulangan susulan trus ga di kasih. gue juga ga bisa nyontek ke temen kalo ulangan susulan. di kampung gue selalu terbayang bayang ulangan kimia. akhirnya setelah 3 hari di kampung, gue pulang ke tambun bekasi. gue masuk sekolah hari selasa, gue langsung nanya ke temen - temen gue, ulangannya susah ga. temen gue ngasih jawaban yg ga bersahabat. pelajaran kimia itu ada di hari kamis. hari demi hari gue makin merinding sama hari kamis. dan pada akhirnya, sampe juga hari kamis yg kurang membahagiakan buat gue. kimia ada di jam pelajaran ke 3, tepatnya abis istirahat. pelajaran pertama gue keringet dingin. pelajjaran kedua muka gue pucet. dan pas istirahat gue berdoa berkali kali biar dibolehin ikut ulangan susulan. gue ga bisa makan, selera makan gue ilang. dan saat bel sial itu berdering tanda istirahat telah selesai. gue semakin ga karuan. dan pas burung hantu berbunyi, gue tau, dia lagi jalan menuju kelas gue. dan akhirnya dia masuk kelas. sekejap kelas langsung sunyi, hanya suara lalet jangkrik yg ada. gue berusaha berdiri dan maju meja bu dimas. gue ngomong dengan diawali oleh basmalah dan al fatihah.
gue  : bu, sssss saya minn.. minta ulll... ulangan sususull... susulan bu,.......
guru : kenapa kamu ga ikut ulangan waktu itu ? (dengan muka jutek dan suara yg angker)
gue  : sss... sayaa wak... waktu (gue belum selesai ngomong, udah dipotong sama dia)
guru : nih, kamu kerjain di ruang guru !!!!! 
gue  : ii... iya bu...
hati gue serasa merdeka pas dialog itu udah selesai dan dibolehin ulangan susulan. gue masuk ke ruang guru, dan duduk di meja bu dimas. untungnya gue udah belajar (kejadian langka gue belajar). gue bisa ngerjain soal dengan mudah. tapi ada beberapa soal yg gue ga bisa. ya jalan satu - satunya gue ngasal. akhirnya gue selesai ngerjain tuh soal, gue merasa menang.
gue melangkah ke kelas dengan gembiranya. pas gue masuk, ternyata temen - temen gue lagi pada ngerjain soal dari bu dimas. gue bingung itu soal apa, gue tanya ke temen gue, " eh di, itu soal apa ?". dia jawab "remedial mi, semuanya di remed," wah, gue bingung mau ikutan di remed apa ngga (dari tadi bingung mulu). gue mutusin buat ikutan remed, walaupun hasil ulangan gue belum di koreksi, yaa buat jaga - jaga takut di remed (gebleknya gue). dan beberapa hari kemudian gue nerima ulangan gue, dan hasilnya dibawah kkm.
tapi, untungnya gue udah ikut remed, pas selesai ngerjain ulangan. gue ga kecewa kecewa amet...
dan itulah salah satu penyebab gue ga suka sama pelajaran kimia.


Senin, 28 November 2011

VISUAL KEI





Visual Kei merupakan penggabungan dari kata Visual(bahasa Inggris), dan Kei(bahasa Jepang) yang mempunyai arti ‘gaya’. Jika komunitas Punk berasal dari London, maka Visual kei berasal dari Jepang. Visual Kei (ヴィジュアル系 bijuaru kei?) mengacu pada sebuah gerakan dalam J-Rock yang populer pada sekitar tahun 1990-an. Gerakan ini ditandai dengan band yang mengenakan kostum dramatis dan imej visual untuk memperoleh perhatian. Di Jepang, penggemar band Visual Kei sebagian besar hampir selalu terdiri dari gadis remaja dan dipasarkan secara luas dalam bentuk merchandise anggota band itu sendiri. Di negara-negara lain, perbandingannya kecil secara kuantitas antara penganut Visual Kei kira-kira keseluruhan antara remaja putra dan putri.
Anggota band Visual Kei sering memakai make up yang mencolok, dengan gaya potongan rambut yang dramatis, yang mengingatkan pada “pita rambut” tahun 1980-an dan memakai kostum yang sangat rumit. Walaupun sebagian besar musisi adalah laki-laki. Anggota band sering bermake up dan memakai pakaian yang dapat dianggap sebagai feminin atau androgynous. Pada akhirnya sebagian band kembali pada image warna – warni dan fantastik yang populer sekitar 5 tahun lalu yang diinspirasi game RPG dan anime. Daya tarik kostum pada fans adalah dengan ditunjukkan oleh para gadis yang berpakaian cosplay sebagai anggota band favorit mereka, secara terpisah pada konser di Jepang, di Amerika pada acara-acara anime.
Band visual kei yang diartikan sebagai yang utama dari gaya visual, tidak mengacu pada jenis musik tertentu. Mereka sebagian memainkan musik rock, hard rock seperti Luna Sea, Dir en Grey, Penicillin, Due'le Quartz, Plastic Tree, musik gothic dan neoclassic seperti Malice Mizer, Moi Dix Mois, Rentrer en Soi, D'espairs Ray dan Phantasmagoria, Light Rock dan Pop seperti L'Arc~en~Ciel, Glay, Shazna dan musik heavy metal dan Ballad seperti X Japan, Loudness, Buck- Tick, Sex Machine Gun, selain itu musik industrial, punk, dan techno kadang - kadang juga masuk ke dalamnya. Dengan mengambil genre dalam arti yang luas, sebagian besar memutuskan memainkan beberapa jenis musik rock.
Pengamat barat seringkali kebingungan dalam membedakan Visual Kei Band dengan Band Gothic karena kadang-kadang penampilannya yang mirip dalam bermake up dan berpakaian, tetapi sebagian gothic Jepang tidak bisa memasukkan visual Kei menjadi Gothic, dan disana ada persilangan budaya kecil antara Visual Kei Jepang dan Gothic Jepang diluar model gothic lolita, yang mana dipengaruhi oleh subbudaya gothic.
Secara luas gerakan ini telah dimulai oleh X Japan pada tahun 1980-an, yang mengangkat tren dari pemanfaatan visual shock untuk memperoleh pengakuan dalam kancah musik independen.
Sejarah:
Sejarah yang “melahirkan” adanya Visual Kei sebenarnya bermula saat Jepang mengalami perubahan besar-besaran usai Perang Dunia II. Saat itu ada suatu komunitas yang ‘terbuang’ dari masyarakat. Komunitas ini tidak hanya berbicara melalui mulut dan tulisan, tapi juga lewat penampilan. Komunitas yang mayoritas terdiri dari kaum adam itu tampil dengan mengenakan berbagai macam aksesoris dan berdandan maupun berperilaku layaknya perempuan. Lewat apa yang mereka pakai, mereka berbicara tentang segala hal. Mulai dari politik, segala under pressure, hingga masalah-masalah psikologis. Namun seiring dengan perubahan zaman, komunitas ini perlahan-lahan mengalami “mati suri” hal ini dikarenakan banyak orang Jepang yang lebih memilih bunuh diri untuk menyelesaikan masalah, daripada tenggelam dalam penderitaannya sendiri.